Kejadian Ajaib Bersama Rania

Berulang kali baca buku teori tentang merawat bayi, berulang kali juga paham kalau bayi manusia itu pintar sekali dan adaptif. Namun, baru kali ini menemui prakteknya bahwa semua buku itu benar!
Hihihi..

Ketika bunda kebelet pup..
Rania tampaknya paham bila kejadian bunda untuk pup hanya 3 hari sekali. Sehingga, saat-saat bunda kebelet pup itu lumayan langka dan harus dituntaskan saat itu juga. Nah, kejadian ini pertama kali pas hari kedua dia lahir di RS. Pas Rania lagi nenen hari-hari pertama, tiba-tiba perut bunda mules. Dia baru nenen sekitar 2 menitan, lagi haus-hausnya dia.

“Nak, bunda kebelet pup nih nak.. Boleh lepas bentar nggak?”
“……(masih asyik ngenyut)”
“Ayolah naak..”
“(pluk, nenennya udahan aja)”

Bundanya kaget tapi hepi, haha.. segera berlari ke WC. Balik-balik, rania udah mau nenen lagi ngelanjutin yang tadi. Hihihi.. Kejadian ini nggak cuma sekali, di hari-hari berikutnya juga sama, dengan ikhlas dia ngelepas miknya demi bunda pupup 😀

Luv u nak..

Ketika bunda lagi ngantuk banget nget nget..
Sekalipun sudah beradaptasi dan hafal jadwal bangun Rania, terkadang jam-jam dini hari, bunda masih terasa sangat ngantuk untuk ganti popok Rania atau ngAsi.

“oeeek oeeeek *bundaa! Rania haus, popok Rania juga basah niiihh*
“…..(bunda setengah bangun, tanpa senyum, muka jutek, buka popok Rania)”
“(Rania ngeliatin bunda terus)”
“(bunda senyum nyengir)”

eh tanpa disangka dinyana, dimana orang-orang bilang anak baru usia belasan hari belum bisa lihat ato respon orang, Rania bales senyum bunda. Maniiiis sekali nak, dan sekejap membangunkan bunda untuk lebih semangat lagi ngAsi tengah malam pagi buta.
Terima kasih ya nak, sudah mengigatkan bunda agar selalu ikhlas merelakan waktu tidur bunda untuk Rania.
Cup cup muah.

Bunda, balik badan doong..
Seringnya, kalo pas tidur bareng Rania, kaki Rania tendang-tendang punggung bunda tanpa bersuara. Kalo bunda nggak kebangun, dia akan terus tendang punggung bunda. Pas sudah bangun dan balik badan, nanyain ada apa. Eh, dia udah cepet tidur lagi.

Pas munggungin dia lagi, dia tendang lagi. Di cek nggak pipis, nggak pup, nggak pengen minum. Bunda bobok hadep Rania, dan dia berhenti tendang-tendang.
Hahahaha, kamu cuma pengen bunda boboknya hadep kamu ya nak?
Nggak suka dipunggungin yaaa.. eh bunda banget ituh, klo pas sama ayah :))

Jarang mipisin yang gendong
Semenjak menginjak bulan kedua, Rania jadi makin ngerti. Dia jaraaang banget mipisin yang lagi gendong dia. Digendong lamaaa juga gak pipis, begitu ditaruh di kasur ato di seatnya barang sedetik, dia langsung pipis.
Awalnya bunda kira itu cuma kebetulan. Tapi terus berulang dan bunda jadi makin sayang sama Rania.

Bukan karena nggak dipipisin lantas bunda sayang sih, tapi cucian bunda jadi lebih ringan nak =))
Tantenya yang sering gendong juga belum pernah sekalipun dipipisin, good girl..

Masih banyak keajaiban-keajaiban yang bunda dapatkan darimu nak, mungkin bagi ibu yang lain, itu biasa terjadi atau mereka menemukan keajaiban yang beda dengan yang bunda temukan darimu. Bagi bunda, ini perdana!

Terima kasih sudah mau hadir di hidup ayah dan bunda ya naak :* we love you Rania..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s