Dialog

Sejak tahun kemarin, saya memiliki sebuah visi bahwa saya belum siap menjadi orang tua. Kenapa? hal tersebut dipicu oleh satu minggu berada di Jakarta, di rumah Mas + Uni dengan 2 krucilsnya. Saya merasa bahwa kapabilitas seorang ibu, tidak diukur dari seberapa pintar ibu di sekolah, seberapa jago ibu memasak di dapur atau seberapa handal ibu mengatur rumah. Tapi saya rasa, ibu yang baik haruslah menjadi pendengar, negosiator dan aktris yang handal oleh karena itu saya rasa, semua orang bisa jadi ibu secara biologis, tapi tidak semua orang bisa jadi ibu yang baik.

Adapula salah satu dialog uni dengan achi kurang lebih seperti ini

Dialog 1
Uni: Achi minum obat yuk? kan Achi masih batuk..
Achi: Gak mau bun
Uni: Lho Achi kenapa kok gak mau minum obat? kan Allah bisa nyembuhin batuknya Achi dari obat batuk..
Achi: Emang gak bisa sembuh ya klo gak minum obat bun?
Uni: Bisa sih, tapi lama, Achi mau batuknya lama gak sembuh2?
Achi: gak mau bun
Uni: klo gitu Achi minum obat ya, biar cepet sembuh.
Achi: He em (lari ambil sendok obat)

Achi mau minum obat karena dia ingin Allah cepat menyembuhkan batuknya dengan obat batuk..

Bandingkan dengan ini

Dialog 2
Uni: Achi minum obat yuk? kan Achi masih batuk
Achi: Gak mau bun
Uni: Kalo gak mau, bun jewer lho ya
Achi: Gak mau buuun (tutup telinga)
Uni: Kalo gitu, Achi gak boleh main sama dek Izza klo masih batuk
Achi: Gak mau buuun (Hap, minum obat)

Achi mau minum obat karena takut dijewer dan supaya dia masih boleh maen sama Izza..

Dan karena saya sepertinya tidak cukup sabar untuk menjadi bunda yang wise seperti uni pada dialog pertama, jadii sepertinya saya butuh waktu banyak untuk jadi ibu 😀 Selain itu, karena saya masih suka trial and error untuk membuktikan hipotesis awal, sepertinya itu kurang patut dicontoh oleh anak-anak saya nanti 😀

Tapi pada dasarnya, orang tua akan memberikan pengalaman terbaik atau cerita terbaiknya untuk memberi nasihat pada anak-anaknya, setelah mereka mengalami trial and error tentunya, baik yang mereka alami sendiri maupun yang dialami oleh orang-orang di sekitar kita. That’s why, sebelum menjadi orang tua, saya harus memperbanyak wawasan, pergi mengenali dunia luar dan coba mengerti orang sekitar, karena itu tidak hanya untuk saya sendiri, tapi untuk anak-anak saya, baik secara biologis maupun non biologis..

Pink – Perfect

3 thoughts on “Dialog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s