Edisi bersih-bersih

Sabtu ini adalah sabtu kedua saya melakukan bersih-bersih kamar πŸ˜€ terlihat fenomenal, yap! Karena saya bisa dibilang jarang sekali bersih-bersih kamar, jadinya sekalinya bersih-bersih kamar, tetangga kamar kos saya heboh :p

Sejak memutuskan untuk tidak pindah ke kontrakan bersama kolega, saya memutuskan untuk membuat kamar saya tampil beda, agar tidak bosan, salah satunya adalah dengan membersihkannya, lalu menggulung karpet bunga-bunga merah, dan membuang semua barang yang tidak terjamah.

Lumayan lho, jadi bersih dan jadi sedikit barang, eittss… tapi tunggu dulu, saya bilang hari ini adalah sabtu kedua, he em, artinya sabtu pertama (minggu kemarin) adalah babak pertama bersih2, dan ini merupakan kelanjutannya, dan akan ada sabtu ketiga, keempat, kelima untuk bersih2 kamar pada spesifik area πŸ˜€ pelan tapi pasti… bismillah…

*heran deh, bersihin kamar aja serius banget yak* πŸ™‚

Rak gantung ketelah kardus dimutasi

Rak gantung ketelah kardus dimutasi

Gambar diatas adalah gambar kondisi rak gantung setelah kardus-kardus dimutasi, kalau sebelum dimutasi sengaja tidak diambil gambarnya πŸ˜€ demi kenyamanan semua pihak..

Wajah rak gantung setelah bersih-bersih

Wajah rak gantung setelah bersih-bersih

Untuk melihat lebih jelasnya, apakah saja isi dari rak gantung tersebut, dapat dilihat pada zoom in dibawah ini…

Rak buku

Rak buku

kumpulan suvenir pernikahan

kumpulan suvenir pernikahan

Yep! ada rak buku yang tadinya di meja bawah, saya naikkan ke rak gantung, dan juga suvenir pernikahan kerabat-kerabat yang mengumpul sedemikian rupa πŸ˜€

Sabtu kemarin, agendanya baru gulung karpet, nyapu, nata isi lemari pakaian dan pel babak pertama, lalu sabtu ini mulai bersih-bersih meja, buangin kardus di rak gantung, dan menggantinya dengan buku-buku, membuangi kertas-kertas tak berguna, ngelap jendela, dan pel babak dua…

*semoga nyamuk-nyamuk nakal yang suka cium jidat pada kabur* (^,^)V

Sebenarnya tujuannya bukan hanya mengusir nyamuk, tapi untuk mendapatkan inspirasi baru menemukan tujuan hidup, kalau kamarnya belum dibersihkan gmn mau dapet inspirasi, sedangkan kamar adalah tempat sehari-hari saya hidup, mau makan juga di kamar, ngerjain tugas kampus di kamar, ngeblog juga dikamar, untungnya pup gak di kamar πŸ˜€ Alhamdulillah…

Buangin kardus ternyata nggak gampang yah, nggak susah juga sih… tadi dibantuin bapak kost yang baik hati mengenai bagaimana membuang kardus dengan baik dan benar dan hemat space πŸ˜€ dan akhirnya saya dengan suka cita melakukannya setelah dapat example dari bapak kost, huhuhuy… jadilah seperti ini, dan siap untuk di-rombeng-kan oleh beliau, (baca: C2B Customer to Business) muahahahaha… ini dia penampakannya…

hasil jerih payah *lengkap dengan sandal adik kos*

hasil jerih payah *lengkap dengan sandal adik kos*

Sabtu berikutnya, agendanya adalaah… emmm… (mikir) bersihin tas-tas, nata rak piring, lalu pengen beli kotak P3K dan tempat khusus buat barang belanjaan yang habis dibeli tapi belum terpakai, karena masih ada isinya.. karena saat ini masih tercampur antara obat-obatan dengan deterjen, sabun mandi dan pewangi pel-pelan.. ups :p

Sabtu berikutnya lagi, kalau ada rejeki baru mulai mengumpulkan property memasak, sedikit demi sedikit, saat sudah mulai ada space untuk memasak, maka itulah saat untuk membeli property memasak πŸ˜€ *alesaaann…*, karena cukup bahaya juga sih masak dalam kamar, dengan ruangan 280×280. Tapi untungnya depan kamar saya adalah udara bebas, pepohonan dan tetumbuhan hijau, jadi sirkulasi udara cukup mendukung untuk memasak… (^.^)d

Starting my new life! Bismillah! (gym)

One thought on “Edisi bersih-bersih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s