Defensif Vs Blackout

euummm… ndak semua orang yang sudah dewasa ituu defensif akan hal baru, ndak semua orang yang sudah dewasa juga tidak gampang blackout…

saya rasa… defensif dan blackout adalah tergantung bagaimana tanggapan orang lain yang menerimanya, kalau sudah bawaan lahir gimane doong? πŸ™‚

cuma ada dua pilihan sih, mau stay this way aja atau fix it, tapi permasalahan yang datang berikutnya adalah, jangan memperbaiki hal yang tidak rusak, that’s me…

kalau tidak rusak jangan diperbaiki, kecuali kalau ketidakbenarannya tidak dapat ditolerir lagi dengan ambang batas tertentu, baru dipugar, delete all, create new…

dalam suatu tes psikologi terapan di sebuah buku psikologi yang mengangkat tema perbedaan jenis kelamin, saya termasuk orang yang sedikit lebih dominan sifat maskulinnya dibanding femininnya, perbandingannya kira2 6:4 atau 5.5 : 4.5

terkadang sangat sulit berfikir dengan perasaan ketika logika sedang dominan, dan sebaliknya sering mencampurkan perasaan dalam logika… tidak jarang pula saya berfikir terlalu dalam dengan memperhatikan semua kemungkinan baik atau buruk dan memperhitungkan apa yang akan terjadi bila kemungkinan tersebut terjadi satu persatu dan detail.. padahal bisa saja yang terjadi sangat simple…

dunnow, life is challenging bro… Saya hanya berusaha tetap hidup dalam hidup saya dan akan selalu belajar untuk upgrading diri sendiri… πŸ™‚

Because time will pass and I’ll be fine..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s