Daddy

Pak, ternyata begitu susahnya menjaga kesabaran, ketika anak-anak didikmu mulai berulah… Menjadi calon penerus bangsa yang tidak jujur, menjadi tonggak bangsa yang penuh dusta… Sungguh menyakitkan ternyata pak…
Aku kira, menjadi pendidik sepertimu begitu menyenangkan, karena menciptakan juara-juara baru, menciptakan dunia baru yang penuh dengan iman dan logika… Tapi tak semudah itu ternyata…
Dan mungkin kini aku tahu, mengapa dulu banyak pengajar yang acuh akan sikap anak didiknya, ternyata karena memang begitu merepotkan… Aku kira, mendidik mahasiswa akan jauh lebih gampang daripada mendidik anak TK… Tapi, justru semakin sulit…
Pak, Bu, aku mohon doa dari Bapak dan Ibu…
Agar terus bersabar dengan semua ujian pendewasaan ini… semoga aku tidak kalah… Amin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s