Pluralitas

Entahlah, terserang virus theosofi atau tidak, tapi menurutku semua agama di dunia ini selama memuja keesaan tuhan, dan dimana tuhan tidak berbentuk sama dengan manusia, itulah Islam, itulah satu agama yang sama.

Pada masa Nabi Ibrahim AS, belum terkenali bahwa agama yang dianut beliau adalah Islam, dan beliau melakukan pengembaraan untuk mencari jati diri dan mencari hakikat ketuhanan…
Sementara orang masa kini, hanya bisa mengadopsi, bukan menginvent…

Anak lahir dari rahim ibu, sudah memiliki agama yang diturunkan dari orang tuanya, dan sementara anak tersebut beranjak dewasa, langsung diajari agama yang telah diturunkan dari orang tuanya. Anak tersebut tidak melakukan pengembaraan sehingga ia mengetahui mana yang benar dan mana yang salah, mana yang dapat dimengerti secara universal dan mana yang dapat dimengerti secara sempit.

Mari budayakan berfikir kritis! Temukan sendiri jalanmu, sekalipun itu akan menyesatkanmu, setidaknya kamu tahu jalan kembali pulang, karena kamu sendiri yang menemukan jalanmu…

Advertisements

One thought on “Pluralitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s