Destiny…

Baru saja selesai menonton film ‘My Sassy Girl’ versi barat, sudah lama banget gak nonton film ini, karena tersimpan di harddisk non-portable (haha) sementara PC sudah lama tidak dinyalakan karena sudah ada vianz, lalu muncullah harddisk konektor, sehingga bisa bernostalgia lagi dengan harddisk PC, dan menemukan film ini…

Destiny is the bridge you build for someone you love…

Kalo kata pak rully soelaiman sih, ikhtiar, untuk mempertahankan apa yang kita dapatkan saat ini, memperbaiki apa yang kurang pas, dan menerima apa yang tidak akan pas, lalu mensyukuri segala kelebihan yang dimiliki…

Well, nothing’s perfect, kita akan selalu menemukan kekurangan, dan selalu saja orang lain tampak lebih baik, lebih tampan/cantik, lebih pintar, lebih menyenangkan dari kita, istilahnya rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, istilahnya lain lagi, pelangi selalu terlihat di atas kepala orang lain…

Satu hal yang telah kudapatkan dari masa lalu, bahwa ketika kita tidak yakin atas apa yang telah kita miliki, hal itu benar adanya, apa yang kita telah miliki saat itu, tidak akan bertahan lama, atau bila kita terlalu mempertahankan atas apa yang kita miliki saat itu, maka itu juga tidak akan bertahan lama, lalu bagaimana seharusnya?

Bagaimana cara menggenggam pasir di telapak tangan kita? Bila kita menggenggam terlalu erat, maka pasir tersebut juga akan hilang, melalui sela-sela jari tangan kita, bila kita tidak menggenggamnya, juga akan hilang… lalu bagaimana??

Destiny is the bridge you build for someone you love…

Tergantung bagaimana kita membangun bridge tersebut, tergantung bagaimana cara kita menggenggam pasir tersebut, selama ada usaha untuk menggenggamnya, maka kita juga sudah mendekati takdir yang akan dijatuhkan pada kita, takdir bisa berupa rejeki, pekerjaan, ilmu atau yang paling pas ialah jodoh…

Well, tanpa berusaha mengirimkan surat lamaran, kita juga pasti tidak akan mendapatkan pekerjaan, bridge = usaha mengirimkan surat lamaran,  tanpa berusaha mencari ilmu dengan browsing sana sini untuk cari sekolah, untuk cari informasi terbaru, kita juga pasti tidak akan mendapatkan sekolah yang bagus, ilmu yang bermanfaat, bridge = usaha untuk mencari tempat dibagikannya ilmu, tanpa berusaha mempertahankan siapa yang ada di samping kita saat ini, kita juga tidak akan mendapatkannya sebagai jodoh, sekali lagi bridge = usaha untuk mencari dan mempertahankan apa yang telah kita dapatkan…

Klo orang bilang, lakukan yang terbaik dan serahkan semuanya pada Tuhan, tapi ada juga yang bilang, serahkan semuanya pada Tuhan, lalu lakukan yang terbaik, klo IMHO, sama aja, intinya kan berusahalah untuk mendekati apa yang kita inginkan, jangan hanya berpangku tangan, dan sambil berharap ada durian runtuh, soal bisa atau nggak, soal dapat atau nggak setelah berusaha, itu urusan ke sekiaan, Tuhan selalu punya rencana yang lebih baik dari umatnya…

Sulit memang, termasuk saya sendiri sedang memotivasi diri saya sendiri dengan menulis post ini =)) hahaha… untuk mencoba mensyukuri apa yang sudah saya dapat, memperbaiki sana-sini dan mencoba untuk menahan diri dari godaan yang ada di luar sana 😉

2 thoughts on “Destiny…

  1. Knapa aq tidak mendapatkan apa yg aq inginkan?
    Al baqarah :216
    Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yg kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s