Apa makna hidup?

Assalamualaikum Wr. Wb

Habis baca info 10 Orang terkenal tanpa Ijazah di sayakasihtahu.com, terkesima, terkesan dan wow! Paling keren menurut saya ialah Ajip Rosidi yang bahkan dia tidak mau ikut Unas waktu SMA nya, kenapa? Karena dulu banyak beredar jawaban bocoran Unas, dan dia berkesimpulan bahwa banyak orang yang bergantung pada Ijazah, begini ujarnya saat itu “Saya tidak jadi ikut ujian, karena ingin membuktikan bisa hidup tanpa ijazah”*.

Lah coba sekarang, saya aja deh gak jauh-jauh, kenapa saya S2? Karena syarat menjadi dosen ialah S2, tapi pak Ajip Rosidi membuktikan bahwa dia bisa jadi professor tamu di Jepang, tanpa Ijazah! Kan itu keren sekali!

pak Ajip Rosidi

Jadi berfikir kembali, apa gunanya saya sekolah, kuliah tinggi-tinggi kalau saya hanya mengharapkan ijazah? Bukan mengharapkan ilmu dan pengalaman yang akan didapatkan? Dan ilmu+pengalaman lho tidak hanya tersedia di bangku sekolah dan kuliah, semua orang bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman dari apapun jalan hidupnya…

Seorang teman pernah berkata pada saya “jangan menjadi ikan mati” hah, apa itu artinya? Saya masih ingat, saat itu saya terkatung2 karena ijazah cumlaude saya tidak terpakai untuk mencari kerja, dan saya berkata pada teman saya saat itu, “Hidup biarkan seperti air mengalir”, dan teman saya bilang seperti itu tadi, dia menambahkan, ikan mati pun akan ngikut arus air vhyn, apa kamu mau jadi ikan yang mati juga? Tidak! Aku tidak akan jadi ikan yang mati, ikan yang hidup, akan melawan arus air mengalir bila tak setujuan denganku… seperti kata pak Ajip Rosidi yang membuktikan bahwa dia bisa beda dengan air yang mengalir… That’s a life 🙂

Lalu hidup ini apa? Bukankah setelah kehidupan ini ada kematian? Dan setelah mati kita dihidupkan kembali pada kehidupan yang lebih kekal? Kehidupan ini kan hanya sementara, lalu apa gunanya ijazah bila tidak dibawa mati? Bila tidak menjadi bukti saat kehidupan setelah kematian dibangkitkan?

🙂 Ijazah hanyalah tanda duniawi saja, sebuah pengakuan dari manusia untuk manusia, tidak kekal, dan sangat tidak pantas untuk disombongkan 🙂 Tuhan tertawa mungkin ya, ketika melihat ciptaannya kita (manusia) menyombongkan hal duniawi dan tidak kekal seperti itu? 😉 who knows? Wallahu ‘alam bi showab…

Ilmu, ketentraman, ingatan, umur juga hanyalah pinjaman *mengutip kata2 dari Achmad Chodjim pada bukunya Syekh Siti Jenar : Makna Kematian* haruskah kita bersedih atau bersenang ketika umur semakin bertambah dan semakin mendekati kematian yang kita tidak tahu kapan? 🙂

*sumber : http://www.sayakasihtahu.com/2010/06/orang-orang-yang-terkenal-tanpa-ijazah.html#ixzz0q8JnDaRK

Wassalamualaikum Wr. Wb

Advertisements

11 thoughts on “Apa makna hidup?

  1. Selain professor reguler (o.Univ.Prof) ada juga professor luar biasa (außerordentlicher / ao.Univ.Prof) yang umumnya menjabat wakil pimpinan suatu Institut yang cukup besar, professor emeritus (em. Univ. Prof), professor tamu (Gast. Prof.), dan professor kehormatan (Hon. Prof) yang umumnya seseorang berkualifikasi guru besar yang banyak berjasa bagi dunia ilmu namun selama ini tidak berkarier di universitas…

    copas dari http://forsia.tripod.com/2.html

  2. Memang inilah kehidupan! ada sisi kesombongan akan apa yg sudah dapat qita miliki! Prinsip saya sangat setuju dengan artikel ini. Mempunyai kesadaran diri untuk tidak menyombongkan fisik yg qt miliki tetepi rendah hati dan berbuatlah lebih banyak klo memang merasa mampu. janganlah menghendaki penghargaan dari orang lain dengan meyodorkan IJAZAH yang sebenarnya tidak mampu mengimplementasikan ilmunya untuk sesama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s