Cerita terakhir untuk malam ini…

Assalamualaikum Wr.Wb

Wow, malam ini saya sangat produktif tapi juga sangat useless, haha karena dalam satu waktu saya bisa menulis 4 artikel dan saya melupakan sejenak tugas-tugas kuliah saya 😀

Masih teringat dengan jelas, ketika teman kuliah saya dulu mengatakan bahwa saya adalah orang yang opportunis, ewww… pada saat itu saya tidak mengambil pusing mengenai apa yang telah ia katakan pada saya…

Tapi setelah menonton film 3 idiot, saya baru mengetahui bahwa, ya! Saya dulu adalah orang yang opportunis! Dan saya akan berubah… mengapa dia sampai berkata seperti itu pada saya? Begini ceritanya…

Pada suatu ketika, ada kuliah, dosennya sangat berwawasan luas, tidak hanya sekedar mengajarkan ilmu tapi juga mengajarkan untuk apa ilmu nanti dan yang saya suka dia selalu mengaitkan ilmu yang ia punya dengan keesaan tuhan dan betapa dunia ini sangat kecil bila disbanding kuasaNya… wow hebat bukan? Nah pada saat itu teman saya bertanya pada saya… ‘Vin, tugasnya tadi apa yah?’ saya dengan cepat menjelaskan tugasnya begini begitu, karena saya memang mencatat tugasnya saat itu… lalu saya balik nanya ke dia ‘lah kamu tadi kemana aja sampe gak tahu tugasnya disuruh apa?’ dengan santai dia menjawab ‘saya kan focus ke ilmunya, bukan ke tugasnya’ :hammer:

Astagaaa… dan parahnya saya baru nyambung sekarang apa yang ia katakan saat itu, dan kalian boleh menyebut saya lemot, telmi dan kawan-kawannya, haha… dulu saya tidak focus pada ilmu apa yang diajarkan pada dosen, karena saya selalu beranggapan yang diajarkan tersebut bisa dibaca di buku teks… jadi saya focus saja ke tugasnya… tanpa saya sadari, bahwa memang ilmu bisa dipelajari dengan hanya membaca buku, tapi kehadiran dosen di kelas ialah mempercepat apa yang ada di buku, dengan memberikan pengarahan-pengarahan yang aplikatif supaya mudah dicerna… Dan benar saja, saya kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan bapak itu, karena saya gak nyambung ketika saya baca sendiri teksbooknya… sementara tadi teman saya dengan cepat mengerjakan tugasnya, karena memang ia mendengarkan ketika diterangkan dan mencatat ilmunya bukan tugasnya…

Perbedaan saya dengan dia saat itu ialah, dia adalah ilmu oriented, sedangkan saya lebih ke nilai oriented, padahal kuliah tidak hanya dinotasikan dengan nilai-nilai huruf atau angka atau cumlaude atau seberapa cepat kamu lulus! Tapi seberapa kamu paham untuk mengaplikasikan yang didapat di bangku kuliah di kerjaan ato di dunia nyata yang akan kita hadapi nantinya!

Kenapa aku baru nyadar sekarang? Well, daripada nggak sama sekali kan mending terlambat 😉 haha manusia selalu senang membela diri 😀 dan tentu saja saya tidak ingin mahasiswa saya nantinya hanya mengejar seberapa bagus nilai mereka atau seberapa penuh absen mereka atau seberapa cepat mereka lulus, tapi seberapakah kompetensi yang mereka dapat untuk diaplikasikan pada hidupnya nanti…

🙂 tugas dosen itu berat ya? Apakah saya mampu menjadi pengarah dan atau motivator yang baik untuk mahasiswa saya? 🙂 sampai sekarang pun saya masih belajar dan butuh bimbingan dan saya senang memaknai pembelajaran yang saya dapat 🙂

Dan tampaknya saya harus mengerjakan tugas kuliah saya 😀 jadi cukup hari ini 4 tulisan saja 😀

NB : Terima kasih special saya ucapkan untuk teman saya yang sudah mengatakan bahwa saya opportunis 🙂

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s